universitas indonesia

jurusan farmasi

Daftar Kampus dengan Jurusan Farmasi Terbaik di Indonesia

Haduh, aku demam nih, mesti minum obat apa ya?”. Pertanyaan ini sering kali keluar sementara sedang sakit. Kalau orang sakit universitas swasta jurusan farmasi terbaik di indonesia apa sih yang paling perlu bikin cepat sembuh? Yeah, obat. Nah, salah satu jurusan kuliah yang mempunyai fokus utama mempelajari perihal obat-obatan adalah farmasi.

Jurusan farmasi terhadap dasarnya, merupakan paduan antara ilmu kesehatan dengan ilmu kimia. Pada jurusan ini kamu bakal universitas negeri jurusan farmasi terbaik di indonesia mempelajari ilmu perihal obat-obatan dan kesehatan, dan kamu juga belajar perihal manajemen dan juga pemasaran obat.

Baca Juga : 7 Universitas Swasta Terbaik Di Indonesia, Bisa Jadi Referensimu, lho!

Kebanyakan orang mengira jurusan ini sama dengan dunia kesehatan dan obat-obatan. Eits, jangan salah. Banyak produk di pasaran yang perlu keahlian farmasi, contohnya seperti makanan, minuman, suplemen, hingga kosmetik.

Menurut pemeringkatan dari Scimago Institutions Rankings (SIR) tahun 2022 tersedia sejumlah universitas dengan jurusan farmasi paling baik di Indonesia. Pemeringkatan ini dinilai atas dasar tiga indikator, yaitu performa penelitian, efek sosial situs institusi, dan inovasi.

So, kalian mau tau gak sih daftar universitas yang mempunyai jurusan farmasi paling baik di Indonesia menurut SIR? Kita cari sadar bareng yuk!

Daftar Kampus dengan Jurusan Farmasi Terbaik di Indonesia

1. Universitas Indonesia (UI)

Salah satu jurusan farmasi paling baik di Indonesia adalah di Universitas Indonesia. Jurusan ini sudah tersedia sejak tahun 1965. Sebelumnya jurusan farmasi ini masuk ke dalam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Namun, berdasarkan keputusan Rektor Nomor 2408A/SK/R/2011 tanggal 29 November 2011 perihal Pembukaan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, maka Departemen Farmasi FMIPA UI berubah jadi Fakultas Farmasi UI. Farmasi UI mendiami peringkat world 544

Fakultas Farmasi Universitas Indonesia mempunyai lima program studi, yaitu

  • Program Studi Sarjana Farmasi
  • Program Studi Profesi Apoteker
  • Program Studi Magister Ilmu Kefarmasian
  • Program Studi Magister Ilmu Herbal
  • Program Studi Doktor Ilmu Farmasi

2. Universitas Airlangga (Unair)

Posisi sesudah itu diisi oleh farmasi Universitas Airlangga (Unair) mendiami rangking 643 global. Jurusan farmasi Unair masuk dalam fakultas farmasi. Jurusan farmasi Unair terakreditasi A oleh BAN-PT.

Fakultas farmasi Universitas Airlangga mempunyai enam program belajar :

  • Program Sarjana Farmasi
  • Pendidikan Apoteker jenjang sarjana dan profesi
  • Program Magister Ilmu Farmasi
  • Program Magister Farmasi Klinik
  • Program Spesialis Farmasi
  • Program Doktor Ilmu Farmasi

3. Institut Teknologi Bandung

ITB mendiami peringkat 668 skala world dan posisi keempat nasional. Farmasi Klinik dan Komunitas merupakan prodi favorit dan paling baik di Sekolah Farmasi ITB

Program Studi Sarjana Fakultas Farmasi tersedia dua yaitu :

1. Program Studi Sarjana Sains dan Teknologi Farmasi

  • Prodi Sains dan Teknologi Farmasi berorientasi terhadap pengembangan produk dan industri kefarmasian

2. Program Studi Sarjana Farmasi Klinik dan Komunitas.

  • Program belajar ini berorientasi terhadap layanan kefarmasian.

4. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Jurusan farmasi di UGM sendiri merupakan lembaga pendidikan kefarmasian tertua yang tersedia Indonesia. Pasalnya, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada sudah didirikan oleh oleh Kementerian Kesehatan RI sejak tanggal 27 September 1946 . Jurusan farmasi Universitas Gadjah Mada mendiami ranking 692 skala global

Saat ini fakultas farmasi UGM memiliki 6 program belajar :

  • Sarjana Ilmu Farmasi
  • Profesi Apoteker
  • Magister Ilmu Farmasi
  • Magister Farmasi Klinik
  • Magister Manajemen Farmasi
  • Doktor Ilmu Farmasi

departemen kimia ui

Fakta Di Departemen Kimia Di Universitas Indonesia

Apa yang pertama kali terlintas dibenak kami kala pertama kali mendengar kata “Kimia?”. Ada yang menjawab susah, pusing, hitung-hitungan, seru, mantep, dan lain-lain. Bagi penulis, Kimia adalah suatu perihal yang menarik sejak berasal gelar sarjana mipa kimia dari SMA dan pada akhirnya memastikan untuk menyita jurusan kimia di Universitas Indonesia untuk kuliah, dan beruntungnya sukses di pilihan selanjutnya yay.

Sejak masuk jurusan Kimia UI, ternyata banyak hal-hal yang baru gue tau berkenaan jurusan Kimia lebih-lebih jurusan Kimia di UI khususnya alumni kimia ui. Yuk disimak, beberapa fakta menarik berkenaan jurusan Kimia Universitas Indonesia.

Berikut adalah sejumlah fakta berkenaan Kimia Universitas Indonesia;

Namanya “Departemen Kimia”, bukan “Jurusan Kimia”

Yup, pasti sebagai orang awam bakalan nyebut “jurusan kimia” dan tetap asing dengan “departemen kimia”, tetapi sebenernya penyebutan yang benar itu adalah “Departemen Kimia” loh. Kenapa? Karena di FMIPA UI pada jurusan dan departemen itu beda, bahasa gampangnya jurusan itu adalah anaknya departemen universitas jurusan kimia.

Contoh, Kimia itu adalah departemen, bukan jurusan, karena di Kimia sendiri itu adalah hanya menjadi satu departemen dan gak tersedia anaknya lagi, makanya sebutannya Departemen Kimia, pun begitu dengan Departemen Fisika, Biologi, dan Geografi. Beda ulang serupa Departemen Geosains, Departemen Geosains membawa gelar sarjana kimia ugm dua jurusan dibawahnya yakni jurusan Geologi dan jurusan Geofisika.

Di Kimia Ternyata Gak Cuma Belajar Kimia!

Katanya kimia, lah kok ga hanya studi kimia aja? Bener kok! Di awal-awal tetap menjadi maba, yakni pas th. pertama, anak-anak kimia gak hanya studi kimia aja, malahan hanya dapet kimia basic I – III aja, mata kuliah lainnya kurikulum kimia ui lebih banyak serupa dengan tingkat kampus contohnya MPKT A dan MPKT B, MPK Bahasa Inggris, MPK Agama, dan MPK Seni atau Olahraga.

Matkul wajib rumpun Sains dan Teknologi terhitung tetap dirasakan di th. pertama, contohnya Fisika Dasar, Matematika Dasar, dan Biologi Umum. Nah baru deh, di th. ke dua hingga selanjutnya kami udah studi yang bener-bener “Kimia Doang” berasal dari terasa kulit hingga akarnya dibahas semua secara mendetail jurusan di ui.

Punya Lima KBI

Apa sih KBI itu? KBI adalah singkatan berasal dari Kelompok Bidang Ilmu. Kelompok bidang pengetahuan selanjutnya terdiri berasal dari Kimia Anorganik, Kimia Organik, Biokimia, Kimia Fisik, dan Kimia Analisis. Semua anak kimia berhak untuk pilih pas tingkat akhir nanti risetnya di bidang apa, tetapi bukan artinya pas kami pilih KBI itu, kami hanya studi KBI itu aja. Anak kimia selamanya mempelajari semua KBI, dan baru pas tingkat akhir dapat difokuskan ke KBI yang diambil untuk riset atau penelitian skripsinya.

Laboratoriumnya Kece-kece

Sudah pasti dong kalo Departemen Kimia itu mempunyai banyak laboratorium, lebih-lebih gedung departemennya sendiri isinya mayoritas lab semua dan gak tersedia area kelas! Jadi anak kimia studi di gedung kuliah bersama, baru praktikumnya khusus di gedung departemen.

Departemen Kimia membawa beberapa laboratorium diantaranya Laboratorium Kimia Dasar yang merangkap menjadi Laboratorium Kimia Anorganik, Laboratorium Kimia Analisis (pendidikan) yang merangkap menjadi Laboratorium Kimia Fisik, Laboratorium Kimia Organik dan Biokimia yang dibedakan menjadi laboratorium pendidikan dan laboratorium penelitian, dan Laboratorium Kimia Analisis khusus penelitian.

Laboratorium pendidikan dikhususkan untuk praktikum, sedang laboratorium penelitian dikhususkan untuk penelitian mahasiswa tingkat akhir atau yang dambakan jalankan riset khusus. Selain laboratorium tadi, Departemen Kimia UI terhitung membawa beberapa laboratorium instrumen yang letaknya di lantai dasar.

Pintunya Berstandar Internasional

Ini adalah suatu desas-desus di kalangan anak Kimia UI. Kenapa disebut berstandar internasional? Karena di FMIPA UI, hanya Kimia aja yang pintunya paling canggih dan paling keren. Kalau pintunya ditutup, maka wajib dibuka berasal dari di dalam memanfaatkan kode keamanan atau scan sidik jari, atau kunci yang hanya diketahui orang-orang khusus aja.

Makanya, kala jam-jam kuliah pintu kimia selamanya dibuka dan menjelang malam baru ditutup. Karena kalo gak sengaja ketutup, bisa kekunci semua orang-orangnya XD selain itu ini terhitung merupakan suatu ungkapan yang maksudnya kalo udah masuk di Kimia, itu bisa menjadi pintu yang mengantarkan kami untuk berkontribusi di ranah internasional, asekk.

Nama Angkatan Unik

Mahasiswa Kimia UI masing-masing angkatannya membawa nama khusus yang pasti kimiawi banget! Contohnya yakni L17HIUM untuk angkatan 2017 (angkatan gue :D), OKS16EN untuk angkatan 2016, D15PROSIUM untuk angkatan 2015, P14TINA untuk angkatan 2014, TNT untuk angkatan 2013, dan TI12ANIUM untuk angkatan 2012. Unik-unik dan kimiawi banget kan namanyaa! Kira-kira angkatan 2018 dapat dikasih nama apa yaa?

Jumlah Mahasiswa Angkatan 2017

Jumlah Mahasiswa Baru Kimia UI 2017 adalah 135 orang, tetapi kuantitas aslinya lebih banyak loh. Kok bisa? Hal ini disebabkan tersedia beberapa orang yang di terima di kampus / institusi / sekolah tinggi lainnya dan lebih pilih pilihan lain dan meninggalkan Kimia UI. Wahh sayang banget ya.

Presentase Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru

Di Kimia UI mahasiswa baru di terima melalui beberapa jalur, yakni SNMPTN, SBMPTN, PPKB, dan SIMAK UI. Di Kimia UI terhitung dibuka dua kelas yakni kelas reguler dan kelas paralel, tetapi pas belajarnya selamanya sejalan dan beriringan, hanya beda di ongkos pendidikannya aja. Penulis mengakibatkan suatu kuisioner yang diisi oleh 108 orang responden berasal dari total kuantitas mahasiswa Kimia UI 2017 yakni 135 orang. Hasil yang didapatkan oleh penulis adalah :

Dari data yang diperoleh, bisa diambil kesimpulan bahwa benar adanya kala Universitas Indonesia menyediakan kuota sebanyak 70% untuk jalan SBMPTN, 30% SNMPTN, dan masing-masing 50% untuk PPKB dan SIMAK UI. Bila dikalkulasikan dengan responden yang mengisi kuisioner, tersedia kira-kira 49 orang yang di terima melalui jalan SBMPTN, 24 orang yang di terima melalui jalan SNMPTN, 18 orang yang di terima melalui jalan PPKB, dan 17 orang yang di terima melalui jalan SIMAK UI.

Kimia di Beberapa Pilihan

Untuk jalan masuk SNMPTN, SBMPTN, dan SIMAK UI tersedia tiga pilihan prioritas yang bisa diambil, sedang untuk PPKB hanya bisa pilih satu jurusan saja. Berdasarkan hasil kuisioner, kadar diterimanya mahasiswa baru pada masing-masing jalan adalah :

SNMPTN

Lewat jalan SNMPTN, kadar tertinggi mahasiswa baru th. 2017 yang di terima adalah sebanyak 65%, yakni kimia pada pilihan pertama. Alasan responden pilih pada masing-masing prioritas selanjutnya adalah karena senang pelajaran kimia, bisanya pelajaran kimia doang (sama kaya gue XD), dan melacak peluang. Prioritas lain yang dipilih oleh responden selain Kimia UI adalah mayoritas jurusan kimia di kampus lain, dan terlempar berasal dari pilihan teknik.

PPKB

Untuk jalan PPKB, kimia hanya menjadi pilihan tunggal yang bisa diambil. Namun responden mempunyai permintaan menyita jurusan di teknik maupun farmasi jika PPKB terhubung beberapa prioritas pilihan. Alasan responden pilih Kimia melalui jalan PPKB adalah karena senang pelajaran kimia, dambakan mempelajari kimia lebih dalam, dan prospek kerja yang bagus.

SBMPTN

Untuk jalan SBMPTN, kuantitas mahasiswa baru paling banyak di terima adalah yang pilih Kimia UI di pilihan pertama. Presentase masing-masing prioritas adalah. Responden yang di terima pada pilihan ke dua dan ketiga kebanyakan pilih prioritas pertamanya adalah teknik, dan pilihan keduanya yakni prodi lain yang passsing grade nya lebih tinggi di UI maupun di kampus lain.

Baca Juga : Beberapa Kampus Negeri Dan Swasta di Kota Ambon Yang Terbaik

Sedangkan yang di terima di pilihan pertama, kebanyakan pilihan ke dua atau ketiganya merupakan jurusan kimia terhitung di kampus lain ataupun jurusan yang passing grade nya lebih rendah berasal dari Kimia UI. Alasan responden pilih Kimia UI di prioritasnya masing-masing adalah menyukai pelajaran kimia, sesuaikan prospek kerja dan cita-cita, lihat passing grade, dan bantuan berasal dari orang tua.

SIMAK UI

Presentase tertinggi mahasiswa baru yang di terima melalui jalan SIMAK UI adalah sebesar 47,1%, yakni pada pilihan ketiga. Presentase lainnya Pilihan lain responden selain Kimia adalah kebanyakan berasal dari jurusan teknik dan farmasi. Alasan responden pilih Kimia di pilihan selanjutnya adalah karena senang pelajaran kimia, gak tau berkenan pilih jurusan apalagi, dan coba-coba aja.

Nah diatas udah disebutkan berkenaan kadar dan penjelasannya bagaimana mahasiswa baru bisa di terima di Kimia UI. Hal ini bisa dijadikan acuan di dalam pilih Kimia UI nantinya.

Pengabdi Laporan

Anak-anak Kimia UI membawa empat kebutuhan pokok, yakni Sandang, Pangan, Papan, dan Laporan. Anak kimia udah gak asing ulang dengan yang namanya Laporan Praktikum atau biasa disebut laprak. “Habis Praktikum, Terbitlah Laprak” adalah semboyan yang paling kena untuk mahasiswa kimia pada umumnya. Seru sih praktikumnya, lapraknya ituloh yang gak seru tetapi 🙁

Landas dan Tekim

Bagi warga Kimia UI, landas dan tekim adalah tempat terenak untuk nongkrong-nongkrong pas jam kuliah ulang kosong. Landas itu sebutan berasal dari lantai basic yang tersedia di gedung departemen Kimia UI. Walaupun kipas anginnya gak nyala, tetapi landas Kimia UI dapat selamanya adem, makanya anak-anak kimia UI seneng banget nugas, ngelaprak, atau lebih-lebih tidur-tiduran di Landas pas jam kosong.

Sedangkan tekim sendiri adalah singkatan berasal dari Teras Kimia, bukan Teknik Kimia loh ya teras kimia terhitung merupakan tempat yang enak banget untuk sekadar ngumpul-ngumpul dan duduk-duduk, selain itu terhitung karena di Tekim bisa dapet Wi-Fi dan colokan, makanya gak khawatir kalo ulang nugas laptopnya mati atau gak tersedia koneksi internet.

Musholanya tersedia Dimana-mana

Kalo ditanya departemen mana yang mempunyai mushola paling banyak, ya pasti Departemen Kimia UI dong :p kenapa musholanya banyak? Karena mushola kimia UI gak hanya tersedia di satu tempat aja, tetapi terhitung nyebar di beberapa lab besar yang tersedia di gedung departemen yakni di lab Kimia Organik dan Biokimia Penelitian serta Lab Kimia kesimpulan Penelitian.

Kenapa mushola dibuat di di dalam lab? Mungkin karena saking sibuknya kakak-kakak tingkat akhir untuk penelitian, menjadi gak sempet untuk turun sholat ke Mushola fakultas dan mushola utama di Kimia yang kecil, jadinya alternatifnya dibuat mushola di masing-masing lab yang udah disebutkan. Biarpun repot penelitian, wajib selamanya ingat sholat ya!